Pemerintah memiliki visi strategis, untuk berinvestasi dalam sumber daya manusia, infrastruktur, pertanian dan pembangunan pedesaan, pengembangan sektor swasta dan promosi investasi asing. Hanya dengan visi ini dimungkinkan untuk mengembangkan kebijakan pertumbuhan ekonomi yang memungkinkan penciptaan lapangan kerja untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada orang asing, meningkatkan penyediaan layanan penting bagi penduduk dan secara hati-hati mengelola sumber daya.

Melalui kebijakan Pemerintah Konstitusi VIII, pihaknya terus menjamin alokasi anggaran kepada FDCH untuk mendanai lembaga dengan program pelatihan. FDCH membiayai 4 (empat) program, yaitu pelatihan kejuruan, pelatihan teknis, beasiswa dan jenis pelatihan lainnya. Pelatihan harus sejalan dengan tujuan lembaga, terutama pengembangan kompetensi manusia seperti pengetahuan, keterampilan, peningkatan sikap. Dengan demikian, pada tahun anggaran 2019, total anggaran sebesar USD 20.000.000,00 dialokasikan untuk membiayai total 382 proyek.

Peran Human Capital Development Fund (FDCH) sangat penting sesuai dengan tujuan dari dana tersebut (d) yang berbunyi “Mendorong transparansi dan akuntabilitas yang baik, dengan memperbaiki sistem pelaporan pelaksanaan program dan pelatihan serta proyek pembangunan untuk sumber daya manusia ”.

 

Dengan demikian, menurut Keputusan-Undang-Undang No. 13/2020 tanggal 15 April bagian II pasal 11.˚ sehubungan dengan kewenangan Direktur Eksekutif alinia (h) secara khusus berbicara tentang pemantauan terhadap semua program, proyek dan kegiatan yang dibiayai oleh Dana.

Tujuan pemantauan adalah untuk mengetahui keberadaan proyek atau kegiatan, memverifikasi pelaksanaan program atau kegiatan berdasarkan rencana; Mengukur kualitas dan kuantitas penerima program yang menerima dana; Untuk memantau lala’ok servisu hosi institisaun projeitu nain sira nia servisu tindakan halo survey ida kona-ba kondisaun institisaun ka forna pemasok nia kualifikasaun no akreditasaun.

Mengingat tujuan pemantauan, Sekretariat Teknis Dana Pengembangan Modal Manusia (ST-FDCH) menyadari pentingnya terus memantau program pelatihan yang sedang berlangsung yang menerima dana dari IMF. Oleh karena itu, ST-FDCH menginstruksikan para teknisi untuk pergi ke lokasi pelatihan untuk mengamati dan memantau langsung proses pelatihan.

Semua kursus pelatihan diselenggarakan oleh Garis Kementerian seperti INAP, yang menyelenggarakan pelatihan di bidang Manajemen Kantor, Manajemen Kepemimpinan Teknis, Protokol dan S.O.P. Pelatihan dilaksanakan di Kotamadya Baucau, Lautem, Manatuto, Manufahi, Aileu, Covalima, Ainaro, Liquiça dan Dili sedangkan pelatihan PGR di wilayah investigasi dilakukan di Kotamadya Baucau dan Covalima.

Anggaran yang dialokasikan melalui dana untuk INAP adalah USD 77.629,05 dan anggaran yang dialokasikan untuk PGR adalah USD 5,504,5 (Rata-rata-FDCH)

 

Related Post :


Total Viewer : 704 Views || Category: Berita