Dili, 05/02/2016 Sekretariat Teknik Dana Pengembangan Sumber Daya Manusia (disingkat dalam bahasa Portugis: ST-FDCH) mengadakan pertemuan perdana di tahun 2016 dengan para kementerian yang terakreditasi di FDCH.

Pertemuan dimaksud bertujuan agar tiap kementerian yang terakreditasi dapat menjamin kualitas dalam menerapkan program-program FDCH termasuk sistem laporan kegiatan yang baik dan transparan selama implementasi program FDCH.

Sekretaris Eksekutif FDCH  Isménio Martins da Silva dalam pidatonya,memberikan  selamat kepada tiap kementerian yang mana telah menerapkan program pelatihan dan beasiwa dengan baik selama tahun anggaran 2015.

Meskipun demikian menurutnya implementasi saja belumlah cukup sehingga tiap kementerian dan  institusi pemerintah yang telah  terakreditasi di FDCH perlu mencapai target atau hasil yang baik pula.

Fokal point memeliki tugas yang sangat penting untuk menyampaikan informasai kepada Direktur dan juga para atasannya,,akan teteapi bila tidak melakukan tugasnya dengan baik maka akan berpengaruh terhadap program – program yang ada”.kata Sekretariat Teknik FDCH  Isménio Martins da Silva.

FDCH fleksibel dalam menfasilitasi  semua kementerian selama penerapan program-program utama FDCH baik pelatihan maupun beasiswa meskipun demikian  proses  pendanaan terhadap pelatihan dan beasiswa harus berdasarkan  peraturan-peraturan yang ada, sementara itu ditahun  2016 ini kementerian keuanagan telah melakukan perubahan pada sistem Pemabayaran Langsung, Pembayaran dimuka (Adiantamento) serta melaui sistem Pembayaran  Procurement. Dengan demikian Sekretariat Teknik FDCH juga akan melakukan perubahan atas aturan-aturan lama.

“Tahun ini (2016) Sekretariat Teknik FDCH  akan memberlakukan ketentuan-ketentuan baru atas proposal anggaran Pelatihan dan Program Beasiswa dari setaip kementerian, beberapa permohonan akan disetujui dan yang tidak disetujui oleh FDCH, akan dilampirkan surat penolakan yang langsung ditandatanggani oleh Bpk. Xanana Gusmão selaku Ketua Dewan Administrasi FDCH dan para Anggota Dewan Administrasi FDCH lainnya”. ungkap Sekretaris Eksekutif FDCH  Isménio Martins da Silva.

Namun demikian tiap Kementerian, Institusi Otonom Negara dan juga Sekretariat Teknik FDCH  akan selalu menjaling hubungan yang baik guna melayani klien atau putra-putri Timor Leste penerima beasiswa.

Selama pertemuan, para partisipan sangat interaktif, karna adanya sesi tanya-jawab tentang proses pambayaran selama tahun 2015 dan juga perubahan sistem pembayaran  yang diterapkan oleh Kementeria Keuangan di tahun 2016.

Pada kesempatan yang sama, para Kepala Unit di Sekretariat teknik FDCH juga melakukan presentasi tentang bagaimana proses dan ketentuan beasiswa,pelatihan, proses verifikasi dan juga ketentuan-ketentuan baru dalam sitem procurement  yang bekaitan dengan pembelian tiket pesawat, penyediaan konsumsi dan juga alat tulis selama pelatihan  lokal.

 

Ditahun 2016  Sekretariat Teknik FDCH bersama semua kementerian akan tetap berkerja keras untuk menerapkan program-program utama FDCH dengan disiplin dan berdasarkan panduan buku anggaran negara  “Livru 6” tentang Dana Khusus.

Dengan demikian para penerima pelatihan maupun penerima beasiswa adalah putra-putri Timor-Leste  yang harus  diberi perhatian yang lebih baik lagi guna mencapai tujuan utama yaitu  pengembangan sumber daya manusia  agar  berbakti kepada negara dimasa yang akan datang

Total dana yang dialokasikan ditahun 2016 sekitar 34 juta, lebih kecil dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2015). Hal ini berarti anggaran tahun 2016 dikurangi  17%,meskipun demikian harus diakui bahwa jumlah kementerian dan   institusi otonom hampir sama dengan tahun 2015.(Media FDCH)

Related Post :


Total Viewer : 335 Views || Category: Berita